Ende | amrul-arsyad.com

Setelah sukses me-launching aplikasi antrian sidang yang terlahir bernama Saripa (hehehe), kini generasi pelanjutnya sudah siap dirilis (sssst rahasia yah! sebetulnya sudah dalam persiapan launching, ingat ra ha si ya…!! Cukup Allah, saya, dan pembaca budiman yang tau wkwkwkwkw…!!).

Sudah lama muncul keinginan untuk merevisi aplikasi Saripa, namun apa daya waktu dan kemampuan jualah yang  tak cukup untuk ber-delphi-ria lagi. Banyak faktor yang  --bisa dijadikan alasan-- menghambat keinginan tersebut.

Pertama: mutasi nun jauh ke pulau seberang tepatnya di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur secara yurisdiksi masuk dalam wilayah PTA Kupang atau PTA Nusa Tenggara Timur --yang sejujurnya melenceng daeri impian karena maunya kembali ke bumi Sulawesi Selatan setidaknya Sulawesi Barat (hahaha ngarep)--yang mengharuskan aku harus beradaptasi dengan lingkungan baru, suasana baru, rekan kerja yang baru, nyari penampungan baru (curhat hakim dirantau yang minim fasilitas hehehe)  yang tentunya secara psikologis memengaruhi kreatifitasku (untuk sementara ces).

 

Kedua: Aku dimutasi ke PA Ende yang total hakimnya amat terbatas, 3 jiwa tidak lebih dan itu sudah termasuk ketua --belakangan aku tahu kalau jumlah personil yang pas-pasan untuk satu majelis hakim merupakan hal biasa dialami Pengadilan Agama di Wilayah PTA Kupang--. Dari segi kuantitas, jumlah perkara di PA Ende tidaklah seberapa dibanding dengan tempatku mengabdi sebelumnya baik PA Bitung, atau PA Jeneponto, lebih-lebih apabila dibandingkan dengan PA yang padat perkara seperti PA Makassar, PA Surabaya dan PA di kota-kota besar lainnya. Namun dari segi kwalitas cukup menyita waktu, tenaga dan pikiran –konon katanya-- dari jaman assabiqunal awwalun sampai saat ini PA Endelah penyumbang perkara banding di PTA Kupang. Yup! PA Ende banyak  menangani perkara waris plus karakter dan tipikal orang (baca: pihak berperkara) di Ende yang lain dari belahan bumi Indonesia yang lain. Perkara waris dengan karakteristik perkara yang sembiliwut karena pewaris yang empunya objek sengketa --konon asal usul hartanya dari nenek moyang ke 7 ke atas atau masih jaman kerajaan kuno-- sehingga  memerlukan pendalaman kasus yang lebih. Perkara waris bukanlah sesuatu yang baru di PA namun dengan jumlah personil hakim 3 orang saja, kondisi tersebut tak urung menyita waktuku untuk mencari waktu luang merampungkan karya lain, termasuk yah aplikasi SARIPA ini. Apalagi hari-hari pertamaku bertugas di PA Ende langsung diserahi tugas sebagai konseptor putusan --yang saya sendiri nanti terlibat saat proses kesimpulan-- senang sih karena kesempatan mengasah ilmu yang teorinya sudah ditanamkan oleh bapak DR. Muh. Iqbal, MH (mantan KPA Bintung), dan sejatinya saya menyukai tantangan serta pengalaman baru, apalagi kalau yang berhubungan langsung tupoksi-nya wakil Tuhan, namun yah itu tadi! kondisi itu mengurangi waktuku untuk mengutak atik delphi7 kesayangan.

BACA JUGA: SISTEM ANTRIAN SIDANG PENGADILAN AGAMA

Ketiga, aplikasi mentahan alias project SARIPA sebelumnya, hilaaaaaaangg….! harddisc penyimpanan benda berhargaku terformat, semua data hilaaangg! huhuhuhu! Yah sudah harus mulai dari nol lagi dan mulai belajar lagi.

Sudah mulai serius ini.

Keempat, aku juga dihadapkan pada tuntutan lain, beberapa karya tulis yang ikut terbengkalai juga memerlukan sentuhan jari-jari dengan arahan otak dan imajinasi dalam batok kepala pemberian Ilahi, sementara deadline dengan penerbit sudah makin sempit, belum lagi pertanyaan beberapa rekan 'Amrul, apalagi karya terbarumu?'.

Kelima, ini dia alasan sebenarnya, alasan yang paling masuk akalnya adalah aku memang belum ngerti cara membuat aplikasi koneksi jaringan atau komunikasi atau apalah namanya, yang merupakan bacic untuk membuat program client server. Apalagi kalau mau memulai dari nol lagi untuk bisa mengerti sedikit bahasanya Om Pascal.

Wah pengantarnya terlalu panjang yah!

Okey.. kembali ke rilis-rilisan aplikasi tadi, alhamdulillah tinggal menunggu polesan sedikit agar siap pakai dan meminimalisir kemungkinan terjadinya error atau apalah apalah.

Butuh waktu sebulan lebih --disela-sela rutinitas-- untuk membangun kembali aplikasi tersebut, tentunya dimulai dari nol lagi dan harus cerewet bertanya ke mbah google.

Untunglah ada tambahan supplemen pemicu semangat diantaranya; Banyaknya permintaan dari teman teman di PA lainnya yang berminat (baca: coba-coba) menerapkan di satker mereka. Tantangan dari Panitera PTA Kupang agar di PA Ende dibuat aplikasi pendukung kinerja dan dilaunching bila perlu dihadiri PTA, hadirnya keluarga kecilku termasuk bidadari kecilku yang mendampingi full time sejak awal-awal bertugas di PA Ende hingga saat ini. Dan untuk percepatan pengetahuan bahasa pascal ya harus beli (lebih tepatnya minta) source code aplikasi yang kira-kira codingnya ada kemiripan dengan kebutuhan saya. Oh iya, makasih gan Yuda Permana, dari andalah aku jadi kenal yang namanya Socket Delphi dan fungsinya.

Lalu apa yang baru di SARIPA V2.0????

1.      Sudah mengusung system server client dengan memanfaatkan fasilitas Socket di Delphi7, ini tujuan utama dalam membuat SARIPA V2.0;

2.      Panggilan suara tetap dengan 2 pilihan namun dengan sentukan yang berbeda:

a. Berdasarkan urutan antrian (bisa juga digunakan untuk keperluan lain selain antrian sidang).

b. Panggilan berdasarkan nomor perkara.

3.  Tampilan yang lebih elegan dengan skin Aluminium dari alpha control (khusus server). Berbeda dengan pendahulunya yang masih menggunakan alpha control free, di SARIPA V2.0 sudah menggunakan full version sehingga skin tidak mengganggu lagi saat aplikasi dijalankan dikomputer lain.

4.      Suara panggilan yang lebih variatif.

Untuk suara ini, suatu saat aku akan menggunakan rekaman suara sendiri, peralatan memadai untuk merekam suara sendiri belum ada, dan di Ende ini aku belum tahu dimana posisi studio rekaman yang bisa 'dimintai tolong' dan juga belum bertemu cewek bersuara cadel (suara huruf R kurang jelas) karena menurutku suara cadel lebih kedengaran unik diperdengarkan melalui aplikasi pemanggilan suara. Kelak ada waktu aku mau berkunjung ke studio kawan Sae ‘Cosy’ Yusuf, sepupu saya yang juga artis local Kota Makassar untuk rekaman suara panggilan. Sebagai artis..eheeem! Dia mengenal banyak pemilik studio rekaman, lagipula dia sudah migrasi kepegawaian dari navigasi ke Mahkamah Agung tepatnya di PN Makassar. Aminkan dong, makasih.

5.      Selain itu juga terdapat beberapa perubahan fitur lainya.

Cukup yah basa-basinya.

Berikut beberapa penampakan aplikasi SARIPA Versi 2.0

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Gambar  1. Layar Utama Server Dengan Pilihan Panggilan Berdasarkan Nomor Urut/Antrian

 

Gambar  2. Layar Utama Server Dengan Pilihan Panggilan Berdasarkan Nomor Perkara

 

 Bandingkan dengan tampilan generasi pertama.

 

Gambar  4. Kontrol Panggilan/Ruang Sidang dengan 2 pilihan pemanggilan

 


Gambar  5. Kontrol Jadwal Sidang (terkoneksi dengan SIPP/ditampilkan di Browser (lihat gambar 2) Koneksi Server (menjalankan server agar terhubungan dengan client)


Gambar 6. Tampilan sebelumnya dizaman SiadpaPlus

 

Gambar  7. Kontrol running teks yang sudah terkoneksi dengan running teks di Client

 

Gambar  8. Layar Client Untuk Pilihan Panggilan Berdasarkan Nomor Urut/Antrian yang terhubung dengan Server

 Layar pada gambar 6 merupakan gambar layar client aplikasi SIRINDU (Sistem Antrian Terpadu), aplikasi yang dibuat bersamaan dengan SARIPA V.2.0  namun Client SIRINDU bisa dikawinkan dengan Server SARIPA V.20, agar aplikasi berjalan normal dalam arti satu Server bisa meremote 2 Client sekaligus, tentunya membutuhkan settingan tambahan dari pemakai  dengan jalan kabel LAN penghubung dibuat bercabang, terserah deh disetting bagaimana. Sederhananya dan lebih ekonomisnya bisa dibaca ORANGORANGAN.COM.

 

Gambar  9. Layar Client untuk pilihan pemanggilan berdasarkan Nomor Perkara yang terhubung dengan Server

 

Gambar  10. Konektor Untuk Menghubungkan Clien Dengan Server

Preview

 

Untuk penjelasan detail mengenai settingan, fungsi dan cara mengoperasikannya insyaallah akan kami diinfokan pada postingan berikutnya. Berminat?  Boleh kontak kami (A2/Tim IT PA Ende).

Pilih Bahasa

Indonesian Arabic English German Japanese Portuguese Spanish

Developed in conjunction with Ext-Joom.com

Link Pengadilan

Link Silaturahim

 

 

Developed in conjunction with Ext-Joom.com

Pengunjung

000013832
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Bulan Lalu
Bulan Ini
Minggu Lalu
Semua
28
28
232
13389
512
1235
13832

Your IP: 54.91.171.137
Server Time: 2017-12-17 11:43:57

Developed in conjunction with Ext-Joom.com

Developed in conjunction with Ext-Joom.com